Akta No 23 Tanggal 29 Januari 2007. Notaris: Ny. Wirati Kendarto, SH

Program
Konsultasi
Kesehatan Lansia

Assalamu'alaikum Wr Wb,..dokter Probo yang yang saya hormati. Saya agak bingung campur sedih, karena ibu saya sudah lansia sering sembelit. kerap kali 5 - 6 hari baru buang air besar, itu saja harus menggunakan obat pembuat buang air besar...


Kirim Pertanyaan

KELUMPUHAN AKIBAT KURANG KALIUM

 

KELUMPUHAN AKIBAT KURANG KALIUM

Paralisis Periodik Hipokalemik

Kasus:

Seorang wanita, 23 th, masuk ke Rumah Sakit karena lumpuh, lemah keempat anggota geraknya. Sembilan hari sebelum masuk rumah sakit, ketika bangun tidur pagi hari, dia merasakan kemeng-kemeng, pegel-pegel di tungkai kanan. Saat itu dia masih bisa berjalan. Keluhan tidak disertai adanya demam sebelumnya, gangguan buang air kecil, gangguan buang air besar, gangguan saluran pernafasan, kesemutan, tebal-tebal, nyeri yang menjalar, riwayat trauma, nyeri kepala, muntah, diare, pandangan dobel maupun mata sulit dibuka. Dia tidak berobat dan hanya istirahat dirumah. Keluhan menetap.

Delapan hari sebelum masuk rumah sakit, dia mengeluh tungkai kiri juga mulai terasa kemeng-kemeng, pegel-pegel. Kedua tungkai mulai terasa lemas. Saat itu dia masih bisa berjalan tapi merambat. Dia juga kesulitan untuk berdiri dari posisi duduk. Dia masih tidak berobat dan hanya istirahat dirumah. Keluhan menetap.

Enam hari sebelum masuk rumah sakit, dia merasakan kedua lengan dan tangan juga mulai berangsur-angsur menjadi lemas dan susah untuk digerakkan. Dia kesulitan untuk mengambil benda. Dia  tetap hanya berbaring istirahat di rumah dan tidak minum obat. Keesokan harinya ketika bangun pagi hari, dia merasakan kelemahan keempat anggota gerak membaik, pasien bisa berjalan dan bisa mengambil benda.

Satu hari sebelum masuk rumah sakit, dia kembali merasakan keempat anggota gerak terasa lemas dan sulit digerakkan. Dia kesulitan untuk mengambil gelas atau sendok, kesulitan berjalan dan kesulitan bangkit dari posisi duduk.

Pada hari masuk rumah sakit, keluhan dirasakan semakin memberat, akhirnya dibawa ke UGD RSS dan disarankan mondok.

Dia belum pernah menderita keluhan seperti ini sebelumnya. Tidak mengkonsumsi alkohol dan obat-obat lain. Tidak sering berdebar atau berkeringat banyak. Konsumsi karbohidrat cukup banyak. Keluarga  tidak ada yang menderita sakit serupa.

Uraian di depan mengarah pada penyakit atau kelainan yang disebut paralisis periodik.

Selanjutnya  wanita tersebut menjadi pasien di Rumah Sakit dan dilakukan berbagai pemeriksaan, termasuk pemeriksaan darah, elektrolit darah, elektrokardiografi dan elektroneuromiografi.

Bersambung



Form Komentar
Nama
Email
Web/Blog Anda
Isi Komentar
Masukkan kode berikut
Contact Us

Phone:
(0274) 566987, 543473


Alamat

Sapen, Jl. Rambutan GK I/609 Yogyakarta


Rekening Donasi Lakesmu

Bank Syariah Mandiri Cabang Yogyakarta

No Rekening: 7005022066

An: ANANTA QQ LAKESMU

Statistik
Pengunjung hari ini: 58
Total pengunjung: 23707
Pengunjung online: 1